"Metaverse di Dunia Pendidikan: Belajar Serasa Masuk Dunia Virtual"
Metaverse bukan cuma buat game. Bayangkan sekolah di dunia virtual yang terasa nyata!
Bayangkan kamu masuk kelas, tapi bukan di gedung sekolah, melainkan di dunia virtual tiga dimensi. Kamu bisa bertemu guru dan teman-teman dalam bentuk avatar, berdiskusi sambil berjalan di taman digital, atau belajar sejarah sambil “mengunjungi” zaman Majapahit secara virtual.
Itulah konsep metaverse di dunia pendidikan — ruang belajar imersif yang menggabungkan teknologi VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality). Dengan teknologi ini, siswa tidak hanya membaca buku, tapi benar-benar “merasakan” pengalaman belajar.
Metaverse membuat pembelajaran jadi lebih interaktif, visual, dan menyenangkan. Guru bisa mengajar biologi di dalam simulasi tubuh manusia, atau membawa murid melihat tata surya secara langsung dalam bentuk 3D.
Beberapa universitas di dunia sudah mulai membangun kampus virtual mereka. Indonesia pun tidak mau ketinggalan — ada riset dan startup edtech yang mulai bereksperimen dengan konsep ini.
Meski masih tahap awal, metaverse berpotensi mengubah cara kita memahami pendidikan. Ia membuka ruang baru untuk kolaborasi tanpa batas. Dan mungkin suatu hari nanti, “masuk sekolah” bukan berarti berangkat dari rumah, tapi “login ke dunia belajar masa depan.”